Cara membuat bakso dengan mudah
Sering kita jumpai pedagang kaki lima yang menjajakan bakso.
Dikarenakan semakin ketatnya persaingan di antara pedagang, maka mereka pun berlomba-lomba mendapatkan profit tinggi. Demi mendapatkan pendapatan lebih, tidak sedikit yang kemudian memakai cara nakal. Berikut hal-hal nakal yang dilakukan oleh pedagang bakso.
Bahaya bakso dicampur boraks
Sempat geger adanya bakso yang dicampur dengan boraks dengan dalih agar lebih awet. Padahal boraks sendiri dapat menyebabkan kanker hati. Cara mengenali bakso yang menggunakan boraks mudah saja :
- Bakso boraks mempunyai tekstur yang lebih kenyal. Bahkan jika Anda melemparkannya bakso tersebut bisa memantul dan tidak menempel pada lantai.
- Jika Anda membeli bakso, biarkan pada tempat terbuka selama 3 hari, maka bakso tersebut masih awet, bahkan tidak ada lalat atau serangga lainnya yang hinggap atau bahkan hanya lewat di atasnya.
- Bakso boraks cenderung lebih putih.
- Bakso boraks akan memiliki aroma yang tidak alami seperti bakso alami yang memiliki aroma daging yang khas.
Bahaya bakso tikus
Tidak hanya dengan dalih awet dengan menggunakan boraks, muncul juga bakso berbahan daging tikus dengan dalih agar mendapat untung yang lebih besar. Bakso tikus ini cenderung mudah pecah jika dibelah atau ditusuk dengan pisau. Baunya pun lebih amis. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati jika membeli bakso. Jika harganya murah atau miring, Anda patut curiga bahwa daging yang digunakan adalah daging tikus.
Nah, ngeri bukan jika ternyata bakso yang dijual di pinggir-pinggir jalan bahkan restoran ternyata menggunakan bahan yang membahayakan dan sudah pasti memberi dampak buruk bagi kesehatan tubuh kita.
Daripada mengambil risiko memakan bakso yang tidak jelas asal-usul pembuatannya, lebih baik Anda membuat sendiri. Apakah Anda penasaran bagaimana cara membuat berbagai macam bakso? Cara membuat bakso mudah saja.
Sebelum memulai, Anda putuskan terlebih dahulu akan menggunakan daging apa. Apakah Anda akan membuat bakso menggunakan daging sapi, ayam, ikan, atau udang? Tapi tenang saja, di sini tersaji cara membuat bakso menggunakan daging sapi, ayam, ikan, dan udang seperti yang dirangkum dari saya
Aku bakal berbagi beberapa tips untuk mendapatkan bakso yang kenyal. Ini tipsnya:
1. Menambahkan es batu.
Penambahan es batu penting untuk menjaga suhu daging agar tetap dingin saat digiling.
Alasannya, gesekan pisau dan mesin penggiling menghasilkan panas yang dapat menyebabkan proses denaturasi protein pada daging. Hal ini bisa menyebabkan adonannya tidak bagus.
2. Giling sehalus mungkin jika ingin bakso polos yang mulus.
Sesuaikan dengan kapasitas food processor yang kita punya, misalnya mempertimbangkan berapa berat daging yang mampu digiling.
Jangan memaksakan langsung menggiling dalam jumlah banyak agar hasilnya lebih maksimal.
3. Pemakaian garam jangan terlalu sedikit.
Garam bersifat higroskopis yang mengikat molekul air sehingga pemakaian garam yang cukup dapat membantu adonan daging menjadi lebih kesat.
Namun, jangan pula terlalu banyak menggunakan garam karena akan memengaruhi rasa bakso.
Penasaran dengan bahan dan cara pembuatannya? Berikut resepnya!
Penasaran dengan bahan dan cara pembuatannya? Berikut resepnya!
BAHAN:
500 gram daging sapi tanpa lemak/otot
1 sendok makan bawang putih goreng, kemudian haluskan
1 sendok makan bawang merah goreng, kemudian haluskan
2 sendok teh garam
1 sendok teh gula pasir
1 sendok teh merica bubuk
1 butir putih telur
100 gram tepung tapioka atau sagu tani
1/2 sendok teh peres baking powder (opsional)
150 gram es batu, lalu hancurkan
1 sendok makan bawang putih goreng, kemudian haluskan
1 sendok makan bawang merah goreng, kemudian haluskan
2 sendok teh garam
1 sendok teh gula pasir
1 sendok teh merica bubuk
1 butir putih telur
100 gram tepung tapioka atau sagu tani
1/2 sendok teh peres baking powder (opsional)
150 gram es batu, lalu hancurkan
CARA PEMBUATAN:
1. Potong daging supaya lebih mudah dihaluskan.
Giling daging dengan menambahkan bawang putih goreng, bawang merah goreng dan sebagian es batu.
Giling sampai daging halus dan lembut, warna daging setelah digiling masih tetap merah.
2. Masukkan garam secukupnya, kemudian giling daging kembali. Daging akan terlihat lebih kesat dan kenyal.
3. Masukkan gula pasir, merica bubuk, putih telur, tepung tapioka, dan baking powder. Lalu giling lagi daging sampai halus dengan menambahkan sisa es batu.
Jaga agar daging tetap dingin. Hasil akhir adonan berwarna merah muda. Kemudian pindahkan ke wadah.
4. Saat mencetak atau membulatkan adonan bakso, adonan tidak dimasukkan ke air mendidih, cukup air panas di atas api yang sangat kecil. Hal ini untuk menjaga air dalam kondisi panas tetapi tidak membuat air tersebut mendidih.
Dengan cara ini, bakso akan matang secara perlahan, tidak cepat mekar atau mengembang berlebihan yang membuat bakso keriput setelah diangkat.
Selain itu, memasukkan adonan ke air panas akan membuat permukaan bakso lebih mulus.
5. Kemudian, besarkan apinya sedikit dan jangan menutup panci yang digunakan.
Rebus bakso hingga bakso terasa kenyal jika ditekan. Jika sudah matang, segera angkat bakso, jangan merebusnya terlalu lama.
6. Siapkan air es dalam baskom, masukkan bakso yang telah direbus tadi ke dalam air es. Biarkan hingga dingin, lalu tiriskan.
Masukkan bakso ke dalam wadah tertutup jika akan disimpan atau dibekukan.
Selamat mencoba, semoga berhasil!

niceee
BalasHapusmakasih infonya kak ^^
BalasHapusGuud
BalasHapusTOP
BalasHapusGuud
BalasHapusWowww
BalasHapusThanks
BalasHapus